Dongeng Menggawai

“Ndil indil brong, sangune brondong sak gentong. Ndiiil…”

Kisah para anak tikus yang menunggu ibunya pulang membawa makanan. Sebelum masuk ke sarang, ibunya mengucap password itu, supaya anak-anaknya tak terjebak dengan muslihat para pemangsa. Eh, password ini rupanya diamati dan dihafalin sama si kucing. Kena deh, para cindhil ini disantap si kucing sampai habis. Ibunya mengucap password dan berbalas hampa 😯

Itu yang cerita, Bapa saya ☺ Dengan berkaos singlet putih yang selalu beliau gunting bagian tengahnya supaya tak terlalu menjerat leher, serta celana pendek warna hijau toska. Baju kebesaran saat santai di rumah 😉
Continue reading Dongeng Menggawai

Advertisements

Celoteh Shena

Dipukul kakak
“Huaaaa, huaaa, dipukul kakak” tangis Shena, lapor kepada saya yang sedang mencuci piring.

Menghela napas panjang, itu sudah yang kesekian kalinya, dan cerdiknya Moldy yang selalu mengambil kesempatan ketika Bubun lengah atau tak ada bersama mereka. Oh, anak lelaki…

“Kakak itu kok selalu ya… sudah, besok kita taruh kakak di asrama ya, biar ga nakal lagi,” tukas saya (pura-pura) geram.

Continue reading Celoteh Shena

Ultah Dari Jemi

Shena 11 Januari. Bubun 12 Januari.

Baca: Selahir Sesar

Yayah pulang lebih malam demi membelikan kue tart untuk kami berdua dan membelikan tas untuk saya. Maunya sih dibelikan Fossil yang harganya di atas 1 jutaan, jualan temen, hihihi… Tapi ndak tega, dasar emak rumahan begini ini 😂 Padahal tas terakhir yang saya beli buat wira-wiri jadi ojeknya anak-anak, merknya Tupperware kw 😈 Meskipun biasa aja, eh sempat hilang dan ketemu juga dengan cepat 😃

Meski saya udah kasi kode ‘mau tas mahal’ beberapa waktu sebelumnya, Jemi jauh lebih tahu apa mau istrinya yang kurang modis dan susah cantik-cantikan ini. Dia belikan tas Eiger yang banyak sakunya. Waaa gue banget 😍😍

Continue reading Ultah Dari Jemi

Asertif

Sore itu, Moldy masuk ke rumah dengan gontai, lalu menunjukkan segaris luka di kakinya pada saya. Dia bilang, dengan isyarat, bahwa dia jatuh sampai terluka, lalu meminta saya mengobatinya. Setelah istirahat sebentar, dia bersepeda lagi.

Malamnya…

Bermainlah sampai puas, nak 😍

“Bubun, kakiku berdarah. Mengalir,” teriak Shena dari luar.
“Kenapa?”
Continue reading Asertif

Kue Bantat Pengasuhan

Latest issues
“Kita jadi ortu yang mesti berperang dengan kejahatan digital, dengan konten bebas tak berbatas. Aku gak tahu gimana lagi cara mengontrol anak-anak agar tak banyak teracuni,” cerita Winnie, memulai obrolan tentang gawai dan pengasuhan.

“Berat ya jadi ortu jaman now,” tukas saya.

“Akan lebih berat lagi beban anak-anak ini, yang dibesarkan di era digital. Mereka juga jadi orang tua nantinya. Mereka akan menemui tantangan seperti apalagi…”

😯😯

Tak sanggup lagi berandai. Kalau memang sesuai firasat dan perkiraan, rasanya kok ini sudah sampai di tahap ultima teknologi. Entah nanti kita akan mencapai masa kendaraan pribadi yang terbang membelah langit atau malah meluncur anti klimaks dan kembali berpacu menunggang kuda, wallahualam 😉

Continue reading Kue Bantat Pengasuhan

“Suamimu, Adalah Saat Dia Di Rumah.”

“… jika dia sudah keluar rumah, serahkan dia pada Tuhan,” lanjut mamak seorang teman.

Saya hampir tersedak mendengarnya. Huh, bisakah semua perempuan sepasrah itu? 😯 Atau, harus menjadi perempuan seperti apakah yang membuat suami ‘anteng’ di rumah, mau ngasi uang banyak, setia, pengertian, senang membantu kerjaan rumah tangga, sabar dengan anak. Selain di negeri dongeng, ada di manakah pria semacam itu? 😉

Teringat sama ibunya Joe Tribbiani, di sitcom Friends, yang membiarkan ayahnya selingkuh. Dengan si ayah memiliki perempuan lain, kehidupan pernikahan mereka (ayah ibu Joe) menjadi bergairah kembali 😯

Oh…

Continue reading “Suamimu, Adalah Saat Dia Di Rumah.”

Paranoia Medsos

Sebuah Honda Oddysey menepi tepat di depan jalan masuk ke Kantor Pajak cabang Lawang. Saya menoleh risih karena dia hampir menyasak area saya menunggu bis. Kacanya gelap sehingga tak kelihatan seperti apa makhluk yang ada di dalam. Tentunya bukan alien ya 😄

Kaca pintu belakang dibuka separuh. Selintas bayangan, seorang wanita dengan sasakan ala ibu pejabat. Dengan begitu elegan dan sangat berkelas, dia berkumur, sampai terdengar suara air yang bergejolak. Kemudian dia menyemburkannya dari dalam mobil ke luar, melompati kaca, tanpa membuka pintu sama sekali.

Continue reading Paranoia Medsos