Winnie the Cook

Winnie sangat menyukai makanan dan membuatnya. Dia akan mengejar resep itu kemanapun. Semua dia lakukan secara otodidak, membaca di sana sini. Kejar bahan terbaik ke sana kemari. Tak pernah malu bertanya dan mencoba.

Saat aku kelas 2 SD, yang berarti Winnie sekitar kelas 1-2 SMU, dia membuatkanku kue tar berhias krim putih yang begitu rapi. Malam itu kami berkumpul di ruang keluarga merayakan ulang tahunku. Dunan dan Winnie memberiku kado, Hiu tidak 🙂

Winnie selalu mencoba resep yang menarik hatinya, dengan bahan yang tak asal beli. Soal masakan, menurut anak-anaknya, Winnie masih tertinggal jauh dengan Mamak. Itu wajar, Mamak sudah puluhan tahun memasak dan beberapa kali menang lomba memasak. Aku, sudah jelas, menempati posisi akhir dan tak akan naik. Aku sering kabur ketika disuruh belajar masak. Aku malas dinilai-nilai masakanku. Mau makan, ambil. Ga mau, cari aja sendiri 😀

Winnie pernah iseng bikin kue basah, lalu dia jual ke swalayan Borobudur, Kediri. Selalu tertinggal beberapa biji saja, atau ludes, hingga ditanya orang jika dia libur setor kue. Kutegaskan, Winnie hanya iseng, tentu kalian tahu kelanjutannya gimana 😉 Bapa protes, karena itu bisa jadi kesibukan dan nilai tambahnya, but she ignored it, only God knows why 😀

Beberapa kali lebaran, Winnie kadang berjualan kue kering dan lumayan laku, dengan harga sangat murah. Sebagai mata dan mental bakul, aku sudah tak tahan ingin menggarap lahan dari Winnie. Harganya terlalu murah, aku ga terima. Hehehe…

“Buruan bikin aja yang banyak, trus drop aja sama Niar, biar dia yang jual,” saran Bapa berkali-kali, tapi tak digubris Winnie.

Sepertinya aku dan Winnie hampir sama, ketika ada permintaan menggila yang berhubungan dengan hobi, tiba-tiba semangat itu menciut. Meski Winnie tak pernah mengatakannya, aku duga sih karena itu.

Aku usulkan Winnie supaya menawarkan kuenya secara online, bikin paket arisan hingga lebaran supaya pembayaran tak terlalu berat, entah bagaimana tindak lanjutnya.

Setauku, salah satu cita-cita Winnie adalah memiliki bakery. Aku senang, aku mendukung, aku berdoa untuk perwujudannya. Ini sebuah dukungan bermodus sih, supaya aku dapat gratisan dan tak bingung cari konsumsi tambahan jika aku punya hajat 😄

Aku sering ikut seminar wirausaha, bahkan Winnie pernah mendelegasikanku untuk ikut seminar membuat es krim bubuk dan strategi pemasarannya. Aku senang banget jika ada orang-orang terdekatku, terjun untuk wirausaha. Aku siap memasarkan deh, karena urusan produksi, udaaahlaah itu bukan keahlianku.

Winnie adalah seorang pekerja keras, sedang aku super malas, hahaha… Winnie memiliki IQ kalangan jenius, aku standar hampir nyungsep, hihihi…

Namun, penundaan keinginan Winnie, membuktikan beberapa hal penting dalam hidup. Soal berhasil atau gagal, bukan urusanku ya, Winnie punya skalanya sendiri.

Winnie itu cerdas, ulet, dan pekerja keras, tapi ada sebuah missing link yang tak terhindarkan. Kami, juga banyak juga dari kalian ya (tak usah malu atau menyangkal ya, ini kenyataan 😉 ), tak terdidik dalam mental wirausaha, sehingga ada sebuah kekuatiran ‘tak bisa hidup layak’ tanpa gaji tetap. Bener kan…

Aku menambah deretan doa onlineku, supaya Winnie segera mewujudkan mimpi bakerynya. Soalnya, doaku ingin hape baru terkabul cepat :D. Bakery itu tentu bukan semata biar aku dapat gratisan dan kemudahan ya. Bakery itu wujud pendobrak nilai, biar ada lah yang bisa keluar dari arus lingkaran harapan konvensional.

Jika kalian membaca ini dan menyetujui sebagian pendapatku atau menikmati ceritaku, aku anggap itu sebagai amin 😉

Terima kasih banyak, doaku kembali untuk keinginan baik kalian. Amin.

Gambar isi dapur
–>

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s