Ramuan ‘Ajaib’

Sekitar dua bulan setelah aku menikah, Bapa kecelakaan di daerah yang namanya Kandangan. Bukan kandang sapi atau kerbau lho ya, tapi nama daerah di antara Malang dan Kediri.

Pergelangan tangan kiri patah, jadi mesti digips, pake pen. Jadinya sekarang agak bengkok, ga bisa lurus seperti bikinan ‘pabrik’ asli.

Saat masa penyembuhan itu, seorang tukang becak langganan menawarkan pengobatan alternatif di samping dokter. Biar cepat sembuh katanya.

Atas nama hubungan baik, Bapa bersedia. Pak tukang becak membawa sebotol ramuan, dari sebuah tempat di Trenggalek. Ramuan itu harus dioleskan ke pergelangan yang patah, supaya bisa menyambung seperti sediakala. Benarkah?

Kalau kalian pernah berwisata di sekitar wilayah Kediri, Tulungagung, dan sekitarnya, pasti menemui yang namanya bengkel Ketok Magic. Kabarnya mobil pasca kecelakaan yang ringsek berat, bisa mulus seperti sediakala, jika diperbaiki di bengkel itu. Mungkin? Iyaa, mungkin kok. Tapi habis itu kecelakaan lagi, biar balik lagi ke bengkel yang sama, hehehe…

Sepertinya, kayak gitu juga pola ramuan yang dibawa si bapak tukang becak. Mana mungkiiin tangan patah bisa langsung nyambung pake ramuan abrakadabra. Kali aja ya ada hubungan sama Madam Pomfrey. Tapiii, kalo hubungannya sama mejik, bukannya itu haram…

“Apa itu?” tanya Bapa setelah si bapak becak pergi.

Hiu mengendus-endus botol kecil itu. Sebuah kebetulan hari itu dia yang mendapat giliran menjaga Bapa.

“Bunga sepertinya,” jawab Hiu.

“Wes, apa-apaan ini. Buang jauh sana. Jangan lupa baca kalimat syahadat ya,” pesan Bapa segera kepada Hiu.

Malam itu, ada kejadian aneh.
Badan Bapa terhentak-hentak dari kasur, seperti ada kekuatan besar yang mendorong dari belakang. Padahal dalam kondisi sehari-hari, bergerak sedikit pun Bapa mesti dibantu. Aneh kan.

Menurut Bapa, beliau bermimpi ada makhluk seram yang mengangkat tubuhnya sampai tinggi. Bapa jadi sehat banget saat itu. Di bawah, ada beberapa orang mengingatkan Bapa supaya turun. Sepertinya itu gambaran Hiu yang berusaha membangunkan Bapa dan mengingatkan supaya beliau segera istighfar dan mengucap banyak doa.

Alhamdulillah, Bapa sembuh sesuai dengan perawatan dan perkiraan medis, tanpa bantuan dukun jenis apapun. Itu lebih melegakan, karena tak ada efek samping yang bersifat musyrik ataupun meminta imbalan lebih. Hanya perlu kontrol fisik beberapa kali.

Mystical thing is interesting, but to follow the rhythm is another thing 😉

Gambar bambu kuning

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s