Budhe

Kadang aku (harus) merasa bahwa aku adalah seorang nenek yang dikasi casing remaja 😓 Pertemuannya, menjadi seorang wanita paruh baya. Inti cerita, aku lebih tua dari usiaku sebenarnya. Jiwa nenekku mulai keluar.

image

Hush, jangan ketawa! Aku serius 😤

Kebalikan sama orang bule. Saat mereka muda, mereka nampak lebih tua daripada usia sebenarnya. Namun saat mereka menuju tua, ketuaan itu awet. Stabil.

Aku waktu masih ababil dulu, kata orang-orang aku nampak kecil mungil dan lebih muda daripada usiaku sebenarnya. Pas aku ngajar, aku sering disangka sebagai murid dan diejek-ejek.

Kini, saat simpanan dalam benak mulai unjuk gigi, khazanah pernenekan mulai ambil alih, bagian muda itu dianeksasi cepat. Jadilah aku pinisepuh. Ini sangat menyedihkan 😭

“Ayo, salim dulu sama budhe,” saran seorang ibu kepada anaknya, yang usianya sama dengan anak-anakku 😣

“Eh, budhe nanya kamu mau ke mana?” kata seorang teman membahasakan keponakannya, yang usianya lebih tua daripada Moldy dan usia ibunya lebih tua daripada usiaku 😦

“Sana, minta sama budhe,” kata seorang teman kepada gadis mungilnya yang seusia Shena. I asked them to call me mistress. Susah ya menampakkan sakit hati pada orang yang ‘bahagia’ jika kamu sakit hati 😈

Masih ingat soal ceritaku yang dipanggil mbah? Bener kan, kayaknya memang aku ini nenek yang dikasi casing remaja 😥

Rationally speaking, marilah kita lihat posisiku dalam keluarga. Anak terakhir dari empat bersaudara, anak kedua dari dua wanita bersaudara, wanita terakhir dalam keluarga. Biasanya (meski tak semua), anak terakhir itu lebih bermutu, alias bermuka tua 😂

“Hah, usiamu baru 35?” tanya seorang wali murid di sekolah Moldy, kaget.

“Aku nampak lebih tua ya?” tanyaku balik, sadar diri, menelan ludah. Accept the bitter truth dearly, Daniar 😂

“Gak mbak, dewasa tepatnya,” ralatnya.
Mungkin benar, mungkin dia menghiburku. Sudahlah, bodo amat.

“Aku dulu gemuk, dibilang imut. Trus kurus, dibilang tua,” terangku basa basi 😆

“Biasanya sih begitu. Orang yang dulunya gemuk jadi nampak lebih tua saat kurus,” tukas yang lain.

Aih, padahal aku udah kepedean nambah dua kiloan dengan resep di cerita ini. Sampai kemudian kupamer-pamerkan ke orang-orang dekatku. Mereka takjub memandangku dari atas ke bawah,

“Gemuk sebelah mananya ya?”

😆😈:'(😴😵

Belakangan, aku baru paham kenapa aku a bit permanently skinny and older than I should be. Sepertinya karena aku terlalu idealis, dan orang yang terlalu idealis adalah seorang yang menyandang ….. Hahaha, kalian isi sendiri dah, sungkan aku mengakui kalau aku ini turunan kejauhan dari Nostradamus dan Ratu Gypsy. Eh…

Menjadi tua itu kenyataan, menyadari bahwa kamu tua itu pilihan 🙂

Pinjam meme dari sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s