Di Balik Nama

Mengapa memilih tuwuhingati, Daniar, Jemi, Moldy, Shena?

:):):)

image

Hati adalah panglima, begitu yang kupercaya pada akhirnya. Merujuk pada sebuah hadist bahwa Allah yang maha membolak balik hati.

Beberapa tahun pertama, aku terbenam dalam sebuah doktrinasi singkat di sebuah tempatku bekerja, tinggalkan hatimu di rumah saat kamu bekerja. Emang bisa? Karena aku selalu membawanya kemanapun aku pergi 😆 Dengan kata lain, jika mau bekerja serius jangan banyak andalkan perasaan.

Karena menurutku kurang tepat, kata-kata itu terus terngiang dalam benak, hingga aku dipertemukan dengan banyak sekali hal yang ternyata lebih banyak melibatkan hati dalam menjalaninya. Entah sejak kapan, aku merasa harus melibatkan hati dalam banyak urusan. Di satu sisi, jika tak pandai menyikapi, bisa jadi baper. Di sisi lain, jika porsinya tepat, malah bisa bikin lebih baik. Tentu saja, kuharapkan yang kedua ya. Karena itulah, nama blog ini spontan kunamai tuwuhingati ☺

Namaku Daniar.
Kata beberapa teman sih, aku ini cenderung feminis 🙂 Meski setelah baca beberapa referensi, feminisme itu punya berbagai macam sudut pandang, tak melulu menggarisbawahi women power. Bahkan seorang pria bisa mengaku sebagai feminis, jika dia mengakui eksistensi wanita dengan segala keunikan pola pikirnya. Aku wanita tulen, tapi adat kebiasaanku tidak wanita (Jawa) banget, agak berontak. Dani nama seorang pria, yang harus ditegaskan menjadi sebagai wanita yak 😉

Jemi, ini semacam panggilan tercinta. Beberapa idolaku berawalan dengan huruf J. Jujuk, Jojon, Joni 😄 Nama yang unik saja, tak semua orang memilikinya. Kalaupun ada, ya Jimmy. Jemi bisa mewakili kata jangkung, jenjang, my joy, not a jeopardy, hehehe banyak.

Moldy, sesuai kata mold yang mudah berubah sesuai mood. Bisa juga mold berarti cetakan, yang memang harus kuterima bagaimanapun paketnya. Bisa juga mold yang berarti determined, tahu benar apa yang dia mau. Moldy yang bersikap menyesuaikan siapa lawan komunikasinya. Moldy yang sering memberontak entah dengan alasan apa. Moldy yang sebenarnya bisa untuk banyak hal, tapi memilih untuk punya sikap atau melakukannya semua sendiri. Moldy  yang memilih teman bergaulnya, lalu mengejarnya sampai dapat, hehe… Moldy yang mengingatkan banyak hal akan karakter si Bubun yang juga keras kepala 😄

Shena, demi Xena the warrior princess 😉 Shena itu warrior, saviour, endeavour, parlor, mentor, banyak. Di usianya yang paling muda, aku sudah menuntutnya banyak. Sampai kadang dia mewek sambil membela diri,
“Kenapa Bubun marah terus, aku kan masih kecil.”
:'(:'(:'(
Shena yang kalah jika bertikai dengan Moldy, tapi selalu siap pasang badan saat aku terdesak oleh perilaku Moldy yang kadang susah dikendalikan. Shena yang menuntaskannya dengan begitu manja pada Jemi.
Shena yang mengingatkanku untuk minum obat, untuk mendoakan utinya yang sakit, untuk bersabar, untuk tidak pelit padahal dia dulunya lebih pelit. Hehehe…

Semua nama di atas terbentuk spontan, saat aku memutuskan memiliki blog baru, pasca obrolan panjang dari hubungan yang sempat tersendat dengan seorang teman dekat. Belakangan, aku baru sadar bahwa, konsep nama itu terpadatkan sesuai dengan karakter yang diwakilinya ☺

Terima kasih untuk kunjungan anda, kalian 🙂 Inkonsistensi dalam istilah, adalah pertanda aku sedang terus belajar, semoga ke arah yang lebih baik.

Silakan berkomentar atau berdiskusi, tapi mohon tinggalkan debat ya 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s