2017: Penemuan

Tahun ini saya menemukan banyak sekali salah kaprah yang sebagian besar membahagiakan saya, hehehe… Sebenarnya ada beberapa yang tahu sejak lama, diajari Dunan. Tapi kebiasaan masyarakat yang campur aduk dengan tradisi yang bikin syariah mengabur. Urusan dhoif dan bid’ah memang merepotkan. Urusan ibadah itu jangan terlalu mbelit dan dipersulit. Allah memberikan banyak kredit jika kita merasa rumit πŸ™‚

Semoga anda sudah tahu ya, sebagian di antaranya atau bahkan semua πŸ˜‰

πŸ’‘ Tak ada imsak, artinya sebelum adzan subuh masih boleh makan. Sahur lebih baik mepet subuh. Berbuka disegerakan begitu adzan berkumandang.

πŸ’‘ Tidur sebagai ibadah selama puasa adalah hadist dhoif. Dulu alasannya supaya tidak menggibah. Padahal di bulan Ramadhan, setiap detail ibadah pahalanya berlipat ganda. Boleh tidur, tapi seperlunya saja, malah dianjurkan perbanyak tilawah dan sedekah.

πŸ’‘ Niat beribadah apapun, cukup dibaca atau dimantapkan dalam hati, tak perlu dibaca berjamaah. Alhamdulillah, saya seneng banget dengan penemuan topik ini, hehehe… Udah lama saya merasa aneh, ibadahnya sendiri-sendiri, kenapa niatnya kok harus dibaca barengan. Seringnya dari pengalaman sendiri, cuma berharap supaya bisa puasa, saya bisa terbangun dengan sendirinya meski weker tidak bunyi. Pernah juga niat ngasi sedekah sama seseorang tapi pas gak ada duit blas, eh ndilalah ada rejeki tiba-tiba. Kadang pas sesuai jumlah yang ingjn saya berikan, kadang lebih. Apalagi yang bisa mendasari itu semua, selain niat πŸ™‚ Personal, antara diri kita dengan Allah. 

πŸ’‘ Doa berbuka puasa beda.

πŸ’‘ Takjil lalu sholat maghrib, bukan langsung makan. Di masjid yang menyediakan takjil dan makan, sudah diberlakukan ini. Yang sudah sholat maghrib, baru boleh ngantri makan berat. Ini bagus juga buat kesehatan, supaya perut tidak kaget. Makan sedikit (sunnahnya dengan kurma), menunggu dicerna dan ‘dipahami’ tubuh yang seharian rehat aktivitas, baru deh siap makan berat.

πŸ’‘ Shalat tarawih bisa menggantikan shalat tahajud. Hanya selama bulan Ramdhan ya. Jadi kalau sudah ikut tarawih, tak perlu sholat tahajud. Sudah ditutup dengan sholat witir kan, sebagai penutup sholat malam. Silakan unduh info lengkapnya di cuplikan video berikut

πŸ’‘ Makan sahur banyak tak akan bisa bertahan sebagai cadangan sampai berbuka. Makin lemes iya, kalau kebanyakan makan. Kalau saya pribadi, selain niat ikhlas menjalani ibadah, juga komposisi bahan makanan yang mesti diperhatikan. Niat itu njagani kalau kita telat sahur, jadi bisa tetap semangat dan sugesti positif. Sementara makanan itu langkah realistis untuk bertahan seharian hingga maghrib menjelang. 

Saya makan banyak sayur dan sedikit nasi, serta banyakin air putih. Ini malah lebih bikin badan segar, daripada nasi dan protein. Nasi ini deh yang kayaknya biang lemas, jadi harus banyak dikurangi. Ada yang merumuskan makan selada, buah-buahan, sayuran dalam kondisi matang, dan rata-rata sedikit bahkan tanpa nasi ☺ Sementara untuk stamina, pakai air rendaman kurma berjumlah ganjil. Namanya air nabeez, semacam infused water. Saya belum nyoba ini, cuma baca testimoni teman yang katanya gak lemes setelah mengkonsumsi ini. Caranya kurma jumlah ganjil direndam dalam segelas air. Rendaman buka diminum sahur, rendaman sahur diminum buka. Tak boleh lebih dari sehari, supaya tak tersulih menjadi alkohol, jatuhnya kan haram πŸ˜‰

πŸ’‘ Minta maaf lahir batin itu tradisi ya. Para ulama di jaman kemerdekaan kan banyak yang berselisih, sama aja kayak sekarang sih, hehehe… Bagusnya, dulu ada pemimpin yang berinisiatif untuk mencairkan dengan cara menghidupkan tradisi silaturahim dan saling memaafkan. Maksud baik yang disembunyikan di balik makna hari raya. Hari besar sebenarnya ya Ramadhan itu, cuma masyarakat kita memang sering melebaykan yang berhubungan dengan senang-senang. Di banyak negara, Lebaran ya biasa aja, sholat Ied lalu makan seperlunya. Sependek yang saya tahu, cuma Indonesia yang punya tradisi bikin seabreg kue, saling memaafkan, 0-0, silaturahim, bagi-bagi duit. Selama tak menyalahi syariah, tak masalah ya. Tapi jangan sampai ibadah Ramadhan yang hanya setahun sekali dengan pahala berlipat ganda ini, malah kalah pamor dengan hari raya 😯 30 hari dalam Ramadhan lah perayaan sebenarnya ☺

Demikian sebagian besar hal yang saya temukan di bulan ini, inshaallah bisa jadi lebih baik, bermanfaat, dan memudahkan. Selamat menunaikan ibadah puasa ya… ☺

Gambar dari instagram dan share teman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s