Yuk, Bijak Mengonsumsi Obat Tradisional

One day one post, hari keenam πŸ’ͺ

Beberapa kali saya mendengar kasus yang kurang lebih sama. Pasien dengan penyakit berat seperti kanker, terlambat ke dokter karena mengandalkan pengobatan tradisional, sehingga stadiumnya meningkat dari pemeriksaan awal. Tak hanya itu, bagi kita para emak yang mengalami masa melahirkan, pasti ada dokter yang benar-benar melarang penggunaan rumput fatimah dan binahong πŸ˜‰


Benarkah obat tradisional tidak memiliki khasiat untuk menyembuhkan? Apakah kita harus bergantung pada obat kimia?

Sebelum memutuskan berobat, secara kimia ataupun tradisional, maka harus dipahami dulu, karakter dari masing-masing pilihan, juga tingkat keparahan dari penyakit yang diderita.

Obat tradisional:
πŸ€ Harganya lebih murah dan mudah didapat, semisal seduhan akar kering.
πŸ€ Efek samping kecil, bahkan tidak ada.
πŸ€ Bekerjanya menyeluruh dan memperbaiki berbagai sistem imunitas tubuh.
πŸ€ Jangka waktu penyembuhan lambat.
πŸ€ Didampingi terapi diet pada makanan tertentu.

Obat kimia:
πŸ’‰ Harganya lebih mahal, namun lebih praktis. Semisal sebutir pil penguat kandungan yang sebesar kancing baju bayi, harganya bisa berkali lipat dari pil obat biasa.
πŸ’‰ Efek samping selalu ada.
πŸ’‰ Bekerja hanya pada bagian yang sakit, tak menyeluruh.
πŸ’‰ Jangka waktu penyembuhan lebih cepat.
πŸ’‰ Didampingi terapi diet pada makanan tertentu, juga tindakan medis seperti bedah, kemo.

Beberapa dokter menganjurkan full obat kimia sampai penyakit membaik atau mereda, baru kemudian dijaga dan dirawat dengan pengobatan tradisional.

 


Pemakaian obat tradisional yang kurang tepat juga bisa menghalangi prosedur pengobatan yang berjalan. Menurut Dr. John Neeld, konsumsi ginseng, jahe, ginkgo biloba; bisa mengganggu tekanan dan aliran darah, yang bisa membahayakan saat prosedur anestesi dilakukan. Konsumsi obat-obatan tersebut, sebaiknya dihentikan dua minggu sebelum operasi.
Buat saya dan keluarga, selama masih belum parah, kami mengandalkan pengobatan tradisional, antara lain:
🌱 Air jeruk nipis/lemon dan madu untuk batuk.
🌱 Perasan kunyit madu untuk demam.
🌱 Jahe atau teh hangat untuk masuk angin.
🌱 Bawang putih yang multifungsi, bisa untuk mengatasi mata belekan, flu. Asal kuat dengan rasa dan baunya yang tajam ya.
🌱 Minyak herbal andalan dari sebuah produk MLM, yang bisa untuk mengatasi masuk angin, lebam, luka luar, gigitan serangga.
🌱 Untuk seduhan dan ekstrak, kami memilih yang ijin usahanya jelas dan halal.

Ingat kan pesan di semua petunjuk pemakaian obat, jika sakit berlanjut, hubungi dokter. Demikian juga obat tradisional. Selalu sampaikan kepada dokter, apa sajakah yang kita konsumsi sebelum berobat ke sana.

Sejumlah dokter memiliki kerjasama dengan tenaga akupuntur, pijat tradisional bersertifikat, juga ahli herbal. Jika pasien menginginkan pengobatan tradisional, bisa dikonsultasikan dengan medis dan herbal, sehingga efek samping bisa minimal dan penyembuhan bisa maksimal.

Bagaimana dengan anda, memilih tradisional atau kimia? πŸ˜‰

Anda punya resep tradisional yang mujarab untuk penyakit harian? Share ya… ☺

πŸ’šπŸ’š

#SatuHariSatuKaryaIIDN

GambarΒ obat tradisional

GambarΒ ekstrak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s