Resep Warisan Mamak: Roti Isi Komplit

Ini adalah salah satu resep andalan Mamak, waktu masih rajin PKK dulu. Sekarang Mamak sudah 70 lebih, saya yang kadang mewakili beliau di kegiatan kampung. Aiih, menyanyi mars PKK aja berasa masuk ke mesin waktu dan kembali ke masa penataran P4 😄
Saya sering bantuin bikin ini. Lebih tepatnya kami berempat selalu membantu Mamak dengan tangan ajaibnya. Beberapa karya kudapan yang sempat menambah penghasilan Mamak antara lain rempeyek kacang (kacangnya utuh namun empuk), sambal pecel, pukis berjuta kuning telur 😂, puding rumput, misoa, mata bagong, kaki naga, sandwich goreng (resep berikut ini), dan banyak lagi.

Keahlian Mamak ini menurun ke Winnie. Ke saya, ya standar sih, main insting sebagai emak aja. Memasak dan bikin kue bukan melulu soal kemampuan sih, tetap butuh kerja keras dan banyak eksperimen. Untuk soal memasak, saya anggap tak ada yang tak bisa memasak, adanya males mencoba. Ini kan perkara naluri, kebutuhan hidup, masa sih gak bisa 😉

Baca:  Winnie The Cook

Oke, pengantarnya agak kebanyakan, jadi langsung menuju resep yah…
Ini tak pakai takaran pasti ya, semua serba kira-kira, hehehe…

Bahan:
🍕 Roti tawar, kupas kulit coklatnya dikupas.
🍕 Wortel, potong memanjang seukuran buncis.
🍕 Buncis manis, bersihkan ujung-ujungnya.
🍕 Daging ayam atau sapi, direbus, dipotong memanjang seukuran buncis.
🍕 Susu kental manis putih.
🍕 Mentega.
🍕 Bawang putih, merica, garam, gula.
🍕 Tepung roti, telur.

Cara membuat:
🍳 Tumis bawang putih dan merica hingga harum. Masukkan buncis, wortel, daging. Taburi gula garam secukupnya. Masak hingga matang. Sisihkan.
🍳 Ambil satu bagian roti, olesi dengan mentega. Tata wortel di atasnya.
🍳 Ambil roti bagian kedua, olesi dengan susu kental manis secukupnya, lalu tutupkan ke lapisan wortel.
🍳 Oles bagian atas roti kedua dengan mentega. Tata daging di atasnya.
🍳 Ambil roti bagian ketiga, olesi dengan susu kental manis secukupnya, lalu tutupkan ke lapisan daging.
🍳 Oles bagian atas roti ketiga dengan mentega. Tata buncis di atasnya.
🍳 Ambil roti bagian keempat, olesi dengan susu kental manis secukupnya, lalu tutupkan ke lapisan buncis.
🍳 Tekan tumpukan roti sampai padat dan menempel. Gulung dengan plastik, ikat kedua ujungnya supaya rapat, simpan sebentar di kulkas.
🍳 Celupkan gulungan roti ke kocokan telur, baluri tepung roti. Goreng hingga kecoklatan.
🍳 Jika sudah dingin, potong melintang, nanti akan terlihat potongan wortel, buncis, daging dalam satu bulatan. Sajikan dengan saus sambal.

Mamak menyebut roti ini sebagai roti empat sehat lima sempurna, karena lengkap mulai dari karbohidrat hingga susu, terolah. Resep ini diikutkan dalam lomba PKK, entah peringkat keberapa, kemudian Mamak sering mendapat pesanan untuk membuat penganan serupa dalam berbagai acara.

Sesuai dengan namanya sebagai warisan, roti ini mengandung banyak nilai penting, terlepas dari betapa ribet prosesnya bikin 😁

Selamat mencoba ya ☺

Note: gambar dari sini. Meski tak sama persis, kurang lebih seperti ini gambarannya seperti ini 😉

💚💚
One day one post, hari kedelapan 💪
#SatuHariSatuKaryaIIDN

Advertisements

4 thoughts on “Resep Warisan Mamak: Roti Isi Komplit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s