Istilah

Spesial, berkebutuhan khusus, difabel, disabel, cacat.

Anda pilih menyebut yang mana?

Michael Stein, seorang pengacara tuli dari Amrik menjelaskan, bahwa sebutan difable adalah terbaik dibandingkan yang lain. Diffable atau differently able. Mampu dengan cara lain. Istilah ini juga yang sering disuarakan Pandji, dalam sejumlah tweet dan videonya.

Baca: Perlindungan Hukum Untuk Para Tuli

Tunarungu merasa nyaman tanpa suara, mereka mampu mendengar dengan matanya. Tunanetra pun demikian, mereka mampu melihat dengan telinganya, bahkan bersyukur karena ‘disucikan’ dari melihat perbuatan maksiat. Tak kurang pula, pelukis yang menggunakan kaki atau mulutnya sebagai pengganti tangan, dengan karya seni yang begitu menakjubkan daripada yang tangannya sempurna.

Selama ini kebanyakan orang dan sejumlah fasilitas mengasosiasikan kebutuhan khusus adalah hanya para pengguna kursi roda. Padahal menurut UU no 8 tahun 2016 yang masuk dalam kategori kebutuhan khusus itu ada empat, yaitu:
1. Difabel fisik –> tunadaksa
2. Difabel intelektual –> tunagrahita
3. Difabel mental –> bipolar, schizoprenia
4. Difabel sensorik –> tunarungu, tunanetra

Masing-masing memiliki spesifikasi kebutuhannya. Semisal untuk ranah publik, petunjuk dengan huruf timbul bagi tunanetra, petunjuk dengan warna warni menyolok bagi tunarungu, trotoar landai bagi pengguna kursi roda ☺

Sayangnya, di lingkungan yang belum melek mengenai masalah difabel ini, fasilitas semacam itu malah dipakai untuk memudahkan yang normal 😕 Sosialisasi selalu dibutuhkan di tiap komunitas, mulai dari rt sampai perusahaan. Sebagai orang tua juga mesti jemput bola ya, anaknya yang difabel mesti sering diajak melihat dunia luar, biar masyarakat juga pelan-pelan belajar. Malu atau sakit hati? Err…

Baca: Why Me Lord (2)

Baca juga: Previously Registered Your Private Exam

Sebutan cacat sudah lama tidak digunakan karena terlalu kasar. Meski sejumlah kaum difabel memilih disebut cacat tapi diperlakukan setara, daripada sebutan halus seperti tunadaksa tapi tetap mendapat diskriminasi 😯

Selama ini saya menyebut mereka dengan spesial atau kebutuhan khusus. Dalam hati sih, saya juga ingin mereka diperlakukan setara. Saya kira sebutan difabel itulah yang paling tepat, menghargai perbedaan mereka sekaligus mengakui bahwa mereka mampu dengan caranya sendiri.

Saat ini saya sedang berusaha belajar bahasa isyarat, dari nol 😂 Menyesuaikan dengan anak dan sesamanya, demi mendongkrak percaya diri dan menghargai keunikannya. Tak hanya bahasa isyarat sih, lebih ke total komunikasi, sampai anak menemukan metode mana yang membuatnya paling nyaman. Saya berusaha mendukung semampunya.

Tempat terapi dan sekolah selama ini mengajari anak mengejar kenormalan semaksimal mungkin. Itu juga tak perlu dipermasalahkan mendalam, selama anak mampu dan mendapat kesempatan untuk menjadi yang membuat dia merasa nyaman.

Mau kenalan lagi? 😁

Saya Bubun dari Moldy, seorang penyandang tunarungu/tuli. Saya masih pakai kedua istilah itu, menyesuaikan dengan siapa saya berbicara. Saya sangat menghindari debat soal pilihan terbaik buat anak, karena pada akhirnya yang nanti dimintai pertanggungjawaban dan mendampingi anak sampai mandiri adalah orang tua, bukan orang lain 😉

Alhamdulillah, komunikasi kami agak lancar dengan bantuan gambar dan isyarat tangan. Alat bantu sementara off dulu, inshaallah di tulisan terpisah. Komunikasi dengan tulisan masih sangat terbatas, karena kami masih harus mengendalikan ledakan emosi dan sensitivitasnya ☺

Apapun istilah yang anda pakai untuk menyebut mereka, pastikan anda memahaminya. Mohon tak terlalu antipati, mengingat disabilitas adalah kemungkinan yang bisa disandang setiap orang, dengan prosentase berbeda 😉

Baca: Sekilas Catatan Tentang Kebutuhan Khusus

Marilah kita saling bergandeng tangan, saling menghargai pilihan perbedaan, selama tak mengganggu kemaslahatan.

Bagaimana? ☺

Gambar pertama

Gambar kedua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s