Desakan Poligami

Sssttt…

Saya rutin scanning gawai suami lhooo…

Anda juga kah?

😂

Bukan atas dasar motif curiga berlebihan, tapi mempekerjakan naluri saya sebagai satpam rumah tangga. Hehehe… Anak-anak kan tak dapat jatah gawai pribadi, jadi mereka lihat apapun dengan gawai kami berdua. Cuma lihat kiriman gambar dan video aja, pesan-pesan gak pernah saya baca, males 😃

Bapak-bapak itu ya, kalau di grup, byuh, macam bujang lapuk yang haus belaian kasih sayang. Kalau ternyata anak-istrinya lengkap dan baik-baik aja, bisa jadi dia ‘ada sesuatu’. Guyonan, gambar, atau video yang dikirim; well, silakan dibayangkan seperti apa isi otak pria 😄 Ini bukan asumsi ya, sudah masuk ranah penelitian bahwa otak pria lebih banyak memikirkan soal empat huruf berawalan dan berakhiran huruf s itu 😉

Tujuan saya scanning gawai suami ya ini, menghapus konten seronok, supaya tak dilihat anak-anak. Moldy mengamati detail dengan matanya. Shena sudah mulai membaca dengan baik. Kalau kami kecolongan, gagap juga dong cari penjelasannya 😂

Selain itu semua, isu istri kedua dan betapa bahagianya bisa poligami adalah sejumlah topik yang selalu diusung dalam berbagai pose. Bahkan ada meme yang menyatakan bahwa, hukum dasar pernikahan adalah poligami. Hiyaaa…😮

Jika benar itu diharapkan terjadi, apa sih kesiapan dasar para bapak untuk mendua, meniga, dan selanjutnya? Sunnah rasul kabarnya. Masalahnya yang beneran perawan cuma Aisyah. Yang beneran dicintai karena pengorbanannya demi agama, bahkan yang meminang Rasulullah hanya Khadijah, posisinya pun sudah menjanda dan lebih tua. Selain mereka, janda dan tawanan beda agama. Lha yang sekarang, istri kedua selalu lebih muda dan kinyis daripada yang pertama. Itu sebenarnya niat poligami sesuai sunnah atau memuaskan sebagian besar fantasi mereka? 😃

Sayangnya…
Melihat fakta bahwa hanya ada satu ayam jago dan banyak betina dalam satu kandang, mau tak mau harus dikaji ulang bahwa sepertinya poligami adalah desakan untuk dilaksanakan. Eh… 🙊

Biro jodoh (yang ngakunya) syar’i, mengajak para janda dan perawan tua untuk bersedia dinikahi, tapi sebagai istri kesekian. Jengkelnya, mengingat ajaran Islam ini tersebar bebas luas kemana-mana, saya kok susah yakin dengan kelurusan niat pewartanya. Ketahuilah, bahwa perempuan lebih sanggup hidup sendiri dan tetap waras sampai akhir hayat, asalkan bisa berkarya dan punya duit. Lelaki malah susah hidup sendiri, apalagi kalau ditinggal pergi duluan sama istrinya. Pasti lebih cepetan menikah, supaya ada yang nemenin. Dalam Islam pun, lelaki memang tak ada masa iddahnya seperti perempuan 😑

Baca: Jodoh Kan Datang

Banyak perempuan mengungkapkan keberatannya akan dimadu, tapi banyak juga yang diam-diam siap menjadi madu. Kalau anda sembarangan memamerkan kehebatan suami sebagai bentuk syukur atau memang niat ujub, jangan marah juga kalau ada sejumlah inbox yang menyatakan siap jadi istri kesekian 😨

Padahal, sependek pengetahuan saya yang mengalami masa memiliki mertua dan ibu sendiri, terakui mutlak bahwa hanya ada satu ratu dalam rumah tangga. Jika sama-sama ingin menjadi ratu, terjadilah adegan saling jambak dan cakar, minimal mitraliur sindiran 😈

Di Al Ankabut disebutkan bahwa, rumah laba-laba adalah rumah makhluk yang paling rapuh, jadi bohong itu Spiderman yang bisa menghentikan kereta api pakai jaringnya 😉 Jenis tertentu bahkan, para pejantan akan mati di mulut betina, setelah bercinta. Jika semua wanita di dunia memiliki potensi semacam laba-laba betina, bisa diperkirakan, populasi pria akan punah lebih cepat. Hmmm…

Baca: Polijemi

Sementara itu pertumbuhan populasi wanita melesat. Fleksibilitasnya terhadap masalah membuatnya lebih awet muda dan susah mati. Sebuah suku di Amazon bahkan, terdiri atas perempuan semuanya, dan jumlahnya terus bertambah. Belum lagi menghitung para lelaki dengan masa lalu yang menggerogoti fitrahnya, membuat sebagian kaumnya menyukai sesama jenis, menjadi transgender. Belum termasuk yang masuk dalam wajib militer dan pulang hanya tinggal nama. Belum termasuk yang menyandang kebutuhan khusus tertentu, yang membuatnya tidak mau atau tidak bisa menikah. Belum menghitung yang konon menganut aseksual, alias tak memiliki minat pada hubungan biologis 😕

Ya, spesies betina selalu berjumlah lebih banyak di berbagai habitat, baik hewan maupun manusia. Jika lebih banyak maka mau tak mau, sebagian mesti berbagi pasangan yak, ups…

Selain soal jumlah, lelaki juga memiliki masa perkasa lebih lama daripada perempuan, yang di usia 50an sudah dijemput menopause. Tak heran jika seorang lelaki tua bisa menikah dan memiliki anak dengan perempuan yang jauh lebih muda.

Baca: Suamimu Saat Di Rumah

Jadi gimana, sudah siapkah kita berbagi? Tetep dong ya, pertahankan mahligai kekuasaanmu sebaik-baiknya. Hihihi, nasehat yang tak nyambung dengan fakta di lapangan 😈

Sungguh, meski menyadari fakta sejelas itu, tetap saya belum tatag untuk mengatakan, ya kamu boleh mendua 😭 Ada sih, beberapa orang perempuan (muda) yang menyatakan siap dimadu, secara syar’i. Dengan kata lain, mereka yang belum siap dimadu, pemahaman agamanya masih tingkat uhuk…

Realistis aja lah, membagi hati itu tak mudah lho. Kata siap, belum tentu hati pasti langsung sepakat 😉
Bagaimanapun, jika anda diperkenankan menerima cobaan jenis itu, semoga anda dimampukan. Entah itu mampu sendiri atau mampu berbagi. Siapa yang tahu kan…

Baca: Menolong Ibu

Bagaimana?

Gambar dua istri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s