Yuk, Bijak Mengonsumsi Obat Tradisional

One day one post, hari keenam 💪

Beberapa kali saya mendengar kasus yang kurang lebih sama. Pasien dengan penyakit berat seperti kanker, terlambat ke dokter karena mengandalkan pengobatan tradisional, sehingga stadiumnya meningkat dari pemeriksaan awal. Tak hanya itu, bagi kita para emak yang mengalami masa melahirkan, pasti ada dokter yang benar-benar melarang penggunaan rumput fatimah dan binahong 😉


Benarkah obat tradisional tidak memiliki khasiat untuk menyembuhkan? Apakah kita harus bergantung pada obat kimia?
Continue reading Yuk, Bijak Mengonsumsi Obat Tradisional

Advertisements

Penganan Berbahan Serba 7 

One day one post, hari kelima 💪

Resep berikut ini sering saya buat sebagai penganan anak-anak, sampai mereka bosan 😂 Kalau teman-temannya datang, alhamdulillah doyan juga. Kadang ada anak yang datang, cuma karena pengen dibikinin kentang atau donat. Ada juga teman sekolahnya Shena yang suka menungguinya membuka bekal, karena mereka gak dikasi bekal sama ibunya. Hiks, jadinya bukan ge-er, tapi kasihan. Ternyata bekal apapun, meski bukan bento yang cantik, tetep menyenangkan lho bagi yang bawa 😉

Semua resep ini pakai takaran yang mudah ditemui di rumah ya. Tak ada timbangan, tak masalah kok, udah saya kasi alternatif yang lebih gampang. Angka tujuh ini sebagai pengingat kalau anda malas buka resep. Jadinya bisa kan, dimasak berulang dan di mana saja asal ada bahan ☺

No oven, no alat rumit. Ada mikser sih, tapi bisa diganti blender atau whisk kok 😉

Continue reading Penganan Berbahan Serba 7 

Cantik Tak Harus Putih

One day one post, hari keempat 💪

Kulit saya sawo matang, dan pernah beberapa bulan memakai pemutih, lupa merknya. Hasilnya memang seperti iklan, langsung memutih dalam beberapa hari, kemudian kembali semula jika pemakaian tak dilanjutkan 😐

Krim pemutih memiliki efek samping yang cukup beresiko. Yang paling jamak terjadi, antara lain hiperpigmentasi atau jadi lebih gelap, vitiligo atau kehilangan pigmen dan kulit jadi belang, juga lapisan kulit yang menipis akibat bahan pemutih yang mengikisnya. Lebih lengkapnya bisa dibaca di situs alodokter ya ☺

Menurut feminis Luh Ayu Saraswati, pemutih adalah sebuah bentuk penjajahan emosi. Perempuan terbelenggu dalam dogma kecantikan sebagai kulit putih dan mancung. Mereka tak dibebaskan memahami emosinya sendiri, tentang siapa dan bagaimana dirinya secara utuh. 

Continue reading Cantik Tak Harus Putih

Mengajak Si Spesial Keluar Kota

One day one post, hari ketiga 💪

Ini kisah flashback ya, saat anak-anak masih balita, belum sekolah. Tentang perjalanan bertiga keluar kota, sudah saya lama saya tuliskan. Sekarang mau cerita perjalanan keluar provinsi, baru berani mengajak per satu anak 😉

Baca: Perjalanan Keluar Rumah Bersama Krucils

Kami berdua ke Jogja, di usia Moldy yang baru 4.5 tahun. Masih sering tantrum, terapi wicara jalan di tempat, dan sering menghilang karena penasaran akan sesuatu 😨

Siap berkelana sendiri 😂

Naik kereta Sancaka dari stasiun Gubeng, berangkat sekitar jam 7-8 pagi. Awal berangkat masih kooperatif, tidur ayam dengan kepala terkulai di pangkuan saya. 

Continue reading Mengajak Si Spesial Keluar Kota

(Jangan) Abaikan Bully Kecil!

One day one post, hari kedua 💪

Jadi anak bungsu yang selalu dikekep Mamak sampai mau kuliah, berbekal wajah culun yang sering dibilang mirip orang-orang jelek, dibully adalah hal yang sering saya alami. Jadi kuat? Relatif sih, mewekan iya 😂 Begitu anak-anak sendiri mengalami masa dibully, rasanya antara jengkel perasaan sebagai induk tapi juga berusaha cuek.

Baca: Bully: Bukan Pilihan

Mereka akan bisa melaluinya, inshaallah. Semoga 💪

Mengutip dari situs halopsikolog, bully diartikan sebagai perilaku agresif dari pihak dominan kepada pihak yang lemah, dengan tujuan menyakiti dan dilakukan secara berulang. Bentuknya bisa verbal, fisik, atau gabungan keduanya. 

Continue reading (Jangan) Abaikan Bully Kecil!

Reward, Yes. Punishment, Yes-No.

One day one post, hari pertama 💪

Bagi yang belum pernah berkunjung ke blog ini, saya perkenalan ulang ya. Saya ibu dari dua anak, Moldy (8) dan Shena (7). Moldy adalah seorang penyandang tunarungu, bersekolah di SLB-B. Shena, bersekolah di madrasah. Pekerjaan saya antara lain koki, guru, sopir ojek, penasehat, tukang setrika, hehehe, hampir samaan deh, dengan ibu rumah tangga lain 😉

Sampai hari ini, saya dan suami, Jemi, masih sering berbeda pendapat tentang reward dan punishment. Masalah rumah tangga yang klasik kan ya. Sempat bikin panik, tapi kemudian sadar, well, tiap rumah tangga punya pola uniknya masing-masing ☺ Tak selalu bisa sakleg dengan satu teori tertentu. 

Continue reading Reward, Yes. Punishment, Yes-No.