Memadatkan Kenangan

Kalau ketemu teman ngobrol yang asik, saya lupa sama gawai. Lupa dan tak kepikiran selfie, demi mengabarkan di medsos bahwa kami baru ketemuan. Dianya mau mengabarkan sih, ya silakan aja. Tapi kayaknya rata-rata jadi pelupa kalau ketemu saya (ups, lebay) karena biasanya kami ngobrol tanpa henti, bahkan hingga lupa makan dan tidur 😂

Di tempat wisata pun, saya dan suami cuma sibuk mengabadikan anak-anak. Jika spotnya bagus dan sepi, barulah dia mengajak wefie. Buat keluarga masa kini, itu jelas enggak banget ya. Selalu ada foto di setiap langkah dan spot. Jangan-jangan kebanyakan dari kita ini memang memiliki hasrat terpendam menjadi model 😄 Jangan-jangan, kami aja yang terlalu jadul dengan perubahan 😛

Continue reading Memadatkan Kenangan

Advertisements

Sepatu dan Sepeda Hiu

Aku dan Hiu beda usia 4 tahun.
Dia punya nama panggilan khas dari teman sepermainannya sejak kecil di kota Batu dulu. Nama panggilan berupa nama ikan. Bahkan ada temannya yang sudah menikah dan menetap di Amrik, pernah mengirim surat ke Hiu dengan tulisan di amplop: kepada Hiu, bukan nama aslinya 😀

Continue reading Sepatu dan Sepeda Hiu