Anakku Tidak/Belum Hebat

Saat orang memuji Shena yang nilainya baik dan rajin belajar, saya segera berdalih bahwa dialah hiburan saya. Moldy yang malas belajar dan cuek dengan nilainya 😅

Saat orang memuji Moldy bisa tampil di panggung beberapa kali di sela keterbatasannya sebagai seorang Tuli, saya bersyukur alhamdulillah umeknya tersalurkan 😉

Mereka hebat karena jatah dari Allah, saya sih numpang keren aja 😁 Hehehe, sombong itu gampang, rendah hati itu butuh perjuangan 😀 Pengen juga sih sesekali pamer, tapi lihat-lihat dulu dengan siapa ngobrolnya…

Baca: Kekuranganmu Adalah…

Rasanya jengkel banget kalau dengerin orang sedang mblukuthuk tentang kehebatan dirinya atau anaknya. Sekali-dua kali, oke, wajar. Tapi kalau terus menerus, sampai tak memberi kesempatan lawan bicara, gak adil juga dong. Yang suka bicara supaya emosinya tersalur, perempuan. Yang ingin dihargai pencapaiannya dalam mendidik anak, perempuan juga. Mbok ya saling memberi kesempatan. Toh demi kesehatan jiwa masing-masing 😉✌

Selain itu, saya juga pernah merasakan betapa galaunya, saat anak lain maju pesat, sementara anak saya di situ-situ aja, super selow, bahkan mundur 😨 Saking galaunya, saya marahin Moldy. Bukannya bikin dia paham, eh dia malah nangis memohon-mohon agar saya tak berubah jadi setan 😈

Continue reading Anakku Tidak/Belum Hebat

Advertisements

Sebuah Zona Nyaman

One day one post, hari kesepuluh 💪

Ini tahun ketiga saya berinteraksi dengan lingkaran penyandang tunarungu. Sesama orang tua, guru, juga anak-anak dari berbagai usia dan latar belakang. Rasanya nano-nano. Bagian sedih yang mulai terkelupas, semangat yang membuncah, empati yang terpahat apik, dan juga bahagia yang tak ternilai ☺

Ada yang bilang SLB itu tidak manusiawi, karena seperti mengasingkan mereka yang istimewa dari pergaulan secara umum. Justru, saya merasa sekolah di SLB di tahap awal usia anak itu membuat mereka lebih manusiawi. Proses melihat di depan cermin, siapakah mereka. Mereka memiliki keistimewaan dari orang normal. Mereka juga melihat siapa saja teman mereka yang ternyata hampir senasib ☺

Continue reading Sebuah Zona Nyaman