Katarsis Nyinyir

Salah satu lagu favorit saya waktu masih kecil judulnya Pak Tua, dinyanyikan oleh Elpamas, roker asal Jatim yang mengikuti trend gondrong ala band metal saat itu. Lagunya ringan, santai, apa adanya, lalu hilang dari peredaran Selekta Pop. Vokalisnya Totok Tewel. Sewaktu digantikan Ecki Lamoh, saya juga suka sama lagu Tuan Peterson yang dinyanyikannya. Meski heran juga, kok kita xenophilia banget yah, dan masih hingga hari ini 😑

Lagu ini dicekal karena dianggap menghina Soeharto. Pak tua sebagai representasi gambaran Soeharto. Saya belum banyak paham soal politik saat itu. Hanya ingat jika kami sekeluarga mengobrolkan soal politik, tiba-tiba ada yang mengingatkan supaya kami berhati-hati. Yah, kan musim petrus, orang kritis yang hilang begitu saja. Parno aja sih, lha wong itu cuma sekadar diskusi ringan keluarga, belum melebar sampai suara komunitas 😁

Continue reading Katarsis Nyinyir

Advertisements

Octo-20: Stay

Green light, Seven Eleven,
You stop in for a pack of cigarettes.
You don’t smoke, don’t even want to.
Hey now, check your change.
Dressed up like a car crash
Your wheels are turnin’ but you’re upside down.
You say when he hits you, you don’t mind
Because when he hurts you, you feel alive.
Oh, is that what it is?

image

Continue reading Octo-20: Stay

Sua NKOTB

image

Mengidolakan NKOTB adalah salah satu peristiwa yang cukup geje dalam hidupku. Kok bisa-bisanyaa aku dulu nungguin lagu Step by Step nongol di RCTI, jika ada jeda waktu 5 menit sebelum menginjak acara berikutnya. Aku nungguin dengan mata yang minta jatah pamit dan jantung yang berdebar karena besok mesti bangun pagi. Stasiun tipinya lebih murah hati menjelang tengah malam. Pas peak hour, kayak ngocok arisan deh, ga mesti dapat lagu bagus 😐

Continue reading Sua NKOTB